WASPADA DBD! CEGAH DENGAN 3M PLUS
Daftar isi:
Pendahuluan
Demam berdarah dengue (DBD) merupakan penyakit akibat infeksi virus dengue yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes yang terinfeksi, terutama Aedes aegypti.
Penyakit ini dapat menyerang anak-anak maupun orang dewasa. Dalam beberapa kasus, DBD dapat berkembang menjadi kondisi berat yang memerlukan penanganan segera.
Pencegahan DBD tidak cukup hanya dengan mengusir nyamuk. Masyarakat juga perlu memberantas tempat perkembangbiakan nyamuk melalui Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) dengan 3M Plus.
Kenali Gejala Demam Berdarah
Gejala infeksi dengue biasanya muncul sekitar 4–10 hari setelah terinfeksi dan dapat berupa:
-
Demam tinggi mendadak.
-
Sakit kepala dan nyeri di belakang mata.
-
Nyeri otot dan sendi.
-
Mual atau muntah.
-
Ruam atau bintik kemerahan pada kulit.
-
Tubuh terasa lemah.
Tidak semua penderita mengalami gejala yang sama. Pemeriksaan tenaga kesehatan diperlukan untuk memastikan diagnosis.
Waspadai Tanda Bahaya DBD
Tanda bahaya dapat muncul ketika demam mulai turun. Karena itu, turunnya demam belum tentu berarti pasien sudah sembuh.
Segera cari pertolongan medis apabila muncul nyeri perut hebat, muntah terus-menerus, perdarahan dari hidung atau gusi, muntah darah, BAB hitam, sangat lemas, gelisah, atau penurunan kesadaran.
Cegah DBD dengan Gerakan 3M Plus
1. Menguras
Bersihkan dan sikat tempat penampungan air secara rutin, seperti bak mandi dan wadah penyimpanan air, agar telur nyamuk tidak berkembang.
Tutup rapat tempat penampungan air untuk mencegah nyamuk masuk dan bertelur.
Manfaatkan kembali atau buang barang bekas yang dapat menampung air hujan, seperti botol, kaleng, dan ban bekas.
Apa yang dimaksud dengan Plus?
Langkah tambahan meliputi memasang kawat kasa pada ventilasi, menggunakan obat antinyamuk sesuai petunjuk, mengenakan pakaian yang melindungi tubuh, memeriksa wadah air dan tempat tersembunyi, serta bergotong royong membersihkan lingkungan.
Apa yang Dilakukan Jika Mengalami Gejala DBD?
Apabila mengalami demam yang dicurigai sebagai dengue, istirahatlah, minum cairan yang cukup, dan lakukan pemeriksaan ke fasilitas kesehatan.
Parasetamol dapat digunakan untuk membantu menurunkan demam sesuai aturan pakai. Hindari aspirin dan ibuprofen ketika dicurigai mengalami dengue karena dapat meningkatkan risiko perdarahan.
Jangan menunggu munculnya perdarahan untuk memeriksakan diri.
Peran Keluarga dan Masyarakat
Pencegahan DBD merupakan tanggung jawab bersama. Setiap keluarga dapat melakukan pemeriksaan jentik secara rutin, sementara kader kesehatan dan masyarakat dapat menggerakkan kegiatan PSN di lingkungan tempat tinggal.
Rumah yang bersih dan bebas tempat perkembangbiakan nyamuk membantu mengurangi risiko penularan dengue.
Pesan Penutup
CEGAH DBD MULAI DARI RUMAH KITA!
Mari biasakan gerakan 3M Plus secara rutin. Jangan biarkan air tergenang menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk.
Apabila mengalami demam atau gejala yang mengarah pada DBD, segera konsultasikan ke fasilitas kesehatan.













